Selain Judi Casino, Floyd Mayweather Jr Beberkan Alasannya Tunda Kekalahan McGregor

Selain Judi Casino, Floyd Mayweather Jr Beberkan Alasannya Tunda Kekalahan McGregor – Nama Floyd Mayweather Jr mungkin sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, apalagi jika bettor adalah pecinta olahraga tinju. Adalah seorang petinju asal Amerika Serikat yang berhasil menyabet banyak penghargaan semasa karirnya. Tak hanya dari dunia tinju tapi juga hokinya dalam taruhan judi casino. Belum lama ini, nama pensiunan petinju kondang yang mahir dalam ring mengungkapkan hal mengejutkan pada laga besar yang diikutinya 3 tahun lalu bersama McGregor sebagai lawan mainnya.

Profil dan Biografi Singkat Floyd Mayweather Jr

Lahir pada 24 Februari 1977 sebagai Floyd Joy Sinclair, petinju satu ini berhasil meraih prestasi pertamanya pada usianya yang ke-19 di kejuaraan tinju Olimpiade Atlanta 1996. Meski tak sempat memboyong medali emas, Floyd remaja sukses mengamankan posisi ketiga pada laga resmi pertamanya.

Dilansir dari Majalah Ring, petarung judi casino handal satu ini disebut – sebut sebagai pemegang nomor untuk kategori satu pound petinju di dunia. Floyd dikabarkan telah mencatatkan sekurangnya 6 kejuaraan tinju dunia dengan kemenangan gemilang. Dia memenangkan liga tinju di 5 kelas berat berbeda.

Floyd Mayweather Jr. pada dasarnya adalah mantan juara menengah WBC, dimana gelar tersebut ditinggalkannya saat Ia mengambil pensiunnya.

Terhitung pada tahun 1998 dan 2007, Floyd dianugerahi sebagai Ring Magazine Fighter of the Year. Di masa yang sama, dia memperoleh peringkat nomor 2 pound. Diketahui, Floyd Mayweather Jr. adalah petinju yang belum terkalahkan dengan prestasi 40 kali kemenangan, termasuk dengan 25 KO. Sementara pada ajang kejuaraan amatir, Floyd dikabarkan memiliki rekor 84-6 dan memperoleh Golden Glove di kejuaraan nasional pada tahun 1998 untuk kategori 106 lbs, 114 lbs pada tahun 1994, juga 125 lbs pada tahun 1996.

Fakta Unik Kenapa Floyd Mayweather Tunda Kemenangannya

Tak hanya mengejutkan para petaruh judi casino, tindakan kembalinya Floyd Mayweather Jr untuk kesekian kalinya di masa pensiunnya demi berlaga melawan Conor McGregor pada Agustus 2017 sempat menggegerkan dunia tinju.

Alasan Floyd Mayweather Jr Tunda Kekalahan McGregor

Sejatinya, pertandingan tersebut adalah laga tinju crossover pertama dari Conor McGregor setelah sekian lama dirinya mengabdikan diri sebagai petarung MMA handal nan populer kelas dunia.

Mengingat kiprah dan pengalamannya yang jauh berbeda dari Floyd Mayweather, hasil akhir pertandingan itu sangat jelas terprediksi. McGregor kalah lewat TKO di ronde ke-10.

Lewat media Drink Champs, petarung dengan 15 gelar juara dunia lintas divisi, Floyd Mayweather, mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya mampu menjatuhkan Conor McGregor lebih cepat dari yang dia tunjukkan saat itu.

Petinju dengan julukan The Money ini menyinggung alasan utama hal tersebut terjadi ialah memberikan pertunjukan menghibur bagi para penontonnya. Ia bahkan sesumbar bahwa dirinya ingin menjaga potensi pendapatan besar dengan adanya wacana ‘pertandingan ulang’ dengan Conor McGregor.

Dilansir dari Thesun.co.uk, Mayweather berucap jika dirinya menganggap serius pertandingan itu. Walau begitu, dia ingin sedikit bersenang – senang dan menghibur para penonton setianya.

Duel itu membawa Floyd Mayweather pada keuntungan luar biasa. Diketahui, Floyd bisa mengantongi bayaran sekitar US$ 300.000.000 atau setara dengan Rp 4,3 triliun rupiah.

Ia menambahkan, dirinya harus memberikan pertunjukan pada penggemarnya, dan Ia hanya melakukan itu. Lebih lanjut, ia mengatakan, jika Floyd berkeinginan untuk mengalahkannya, Ia akan menghancurkannya secara langsung. Tapi kemudian dirinya berpikir jika hal tersebut dilakukan, bisa saja tidak ada pertandingan kedua yang diselenggarakan secara eksklusif.

Sejalan dengan Floyd yang ingin mendapatkan keuntungan lebih besar dengan terselenggaranya pertandingan kedua. Para petaruh judi casino juga menginginkan keuntungan lebih berlimpah dengan taruhan pada ajang tersebut. Bukankah keduanya menjadi saling untung?

shares